Quintel Blogger theme

A free Premium Blogger theme.

Sabtu, 15 Februari 2014

Sajak Hari Ini

Aku duduk termenung memandangi langit Jumat sore yang kian membiru pudar di depan mata
Sembari seolah menerawang langit timbul satu tanya,
Mengapa ketika senja langit berwarna jingga?
Mengapa ketika senja berwarna jingga, danau dan laut harus memantulkan hal yang sama?
Mengapa di saat danau dan laut memantulkan jingga senja, yang selalu muncul adalah bayangmu?
Ah, kubiarkan waktu menjawabnya.

Sabtu,
Minggu,
Senin,
Selasa,
Rabu,

Mentari Kamis pagi memburat indah membebaskanku dari penjara alam mimpi yang kian hari kian mengutukku untuk tetap bertahan di sana,
Awan berbaris menatap awan yang seolah  tak henti-hentinya bertanya mengapa kian hari kian lamat tatapku padanya.
Mudah saja, aku merindukan seseorang yang kini tengah melihatmu di tempat lain.
Jikalah awan-awan itu mampu, tentu akan kutitipkan salamku untuknya.
Katakan padanya, aku masih menunggu di sini, melihatnya melaluimu. Depth.


-WRN-
Reaksi:

0 komen:

Posting Komentar